Monday, November 17, 2014

Mencegah kemungkaran

Nahi Mungkar

Allah telah memberi kesempurnaan pada agama ini (islam). Dia dan rasulNya tidak hanya memerintahkan orang beriman mengajak pada kebaikan saja. Tapi juga mencegah pada kemunkaran. Inilah perintah Allah dan RasulNya selain sholat berjamaah yang sudah banyak ditinggal kaum muslimin. Mari kita renungkan sabda-sabda nabi kita :



Dari Abu sa’id Al-Khudri r.a ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw bersabda:” : “Barangsiapa melihat kemungkaran dilakukan di hadapannya, maka ubahlah dengan tangannya. Jika tidak mampu, maka dengan lidahnya. Jika tak mampu, maka bencilah dengan hatinya. Dan itu adalah selemah-lemahnya iman.” (Muslim, Tirmidzi, Ibnu Majah)



Dari Ibnu Mas’ud r.a Rasulullah saw bersabda, “Penyebab utama kehancuran bani Israil adalah, jika orang (shalih) diantara mereka bertemu dengan pelaku maksiat,ia berkata ‘Takutlah kamu kepada Allah, janganlah kamu berbuat begitu, karena itu tidak halal bagimu!’ Kemudian esoknya, orang shalih itu bertemu kembali dengan orang itu dalam keadaan sama, tetapi ia tidak melarangnya, bahkan orang shalih itu makan, minum, dan duduk bersamanya. Ketika mereka berbuat demikian, Allah menyatukan hati mereka (hatinya disamakan dengan hati pelaku maksiat tersebut). Kemudian nabi saw membacakan ayat, “Telah dilaknat orang-orang kafir dari kaum bani Israil melalui lisan Dawud dan Isa bin Maryam. Hal itu disebabkan mereka durhaka dan melampaui batas. Mereka tidak saling melarang kemunkaran yang mereka lakukan. Sungguh, amat buruk apa yang mereka lakukan. Engkau lihat kebanyakan mereka mengangkat orang-orang kafir menjadi pemimpin. Sungguh amat buruk apa yang mereka sediakan bagi diri mereka, yaitu murka Allah ke atas mereka dan mereka kekal dalam adzab. Dan jika mereka beriman kepada Allah, kepada Nabi, dan apa-apa yang diturunkan kepadanya, tentu mereka tidak akan mengambil orang-orang kafir menjadi pemimpin, tetapi kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik.” Kemudian Nabi saw bersabda, “Ingatlah, demi Allah, kalian harus mengajak kebaikan dan mencegah keburukan, cegahlah mereka berbuat zalim dan serulah mereka kepada kebenaran yang hakiki”. (Abu Dawud, Tirmidzi)



Dari Aisyah r.ha. ia berkata, “Suatu ketika, Rasulullah saw masuk ke (dalam rumah)ku, dan aku mengetahui dari raut wajah beliau bahwa sesuatu telah terjadi pada diri beliau. Beliau tidak berbicara pada siapapun. Setelah berwudhu, beliau masuk ke masjid. Aku pun merapatkan (telinga) ke dinding kamarku agar dapat mendengar apa yang beliau sabdakan. Beliau duduk di atas mimbar. Setelah memuji Allah, beliau berkhutbah ‘Wahai manusia, Sesungguhnya Allah berfirman kepada kalian, ‘Serulah manusia agar berbuat baik dan cegahlah mereka dari kemunkaran sebelum (datang masa) ketika kalian berdoa, tetapi doa kalian tidak Aku kabulkan; kalian meminta kepadaKu tetapi aku tidak memberimu; dan kalian meminta tolong kepadaKu tetapi Aku tidak menolongmu.’ Beliau tidak menambah khutbahnya hingga turun (dari mimbar).” (Ibnu Majah, Ibnu Hibban)



Maka sudah jelas semua sunnah-sunnah Rasulullah saw, yang bila kita tinggalkan maka kecelakaan akan menimpa kita. Apa yang kita dengar dan renungkan, mari kita bersama-sama untuk mengamalkannya insyaAllah.

Thursday, November 6, 2014

Semua Makhluk dijamin Allah rezekinya

KISAH NABI SULAIMAN, SEMUT, CACING BUTA

Tidak ada suatu makhluk pun di seluruh alam ini, kecuali rezekinya dijamin dan diberi oleh Allah selama hidupnya. Berikut ini ada sebuah kisah nabi sulaiman, semut, dan cacing buta. Semoga Allah menambah keimanan dan ketaqwaan kita, aamiin.

Pada suatu hari Nabi Sulaiman a.s. duduk di pinggir danau. Sejurus kemudian, ia melihat seekor semut membawa sebiji gandum. Nabi Sulaiman a.s. terus memperhatikan semut itu, yang tengah menuju ke tepi danau.

Tiba-tiba ada seekor katak yang keluar dari dalam air seraya membuka mulutnya. Entah bagaimana prosesnya, semut itu kemudian masuk ke dalam mulut katak. Kemudian, katak itu pun menyelam ke dasar danau dalam waktu yang cukup lama.

Sementara Nabi Sulaiman a.s. memikirkan peristiwa barusan, katak tersebut keluar dari dalam air dan membuka mulutnya. Lalu semut itu keluar, sementara sebiji gandum yang dibawanya sudah tidak ada lagi bersamanya.

Nabi Sulaiman a.s. memanggil semut itu dan menanyakan kepadanya tentang apa yang dilakukan barusan, ”Wahai semut, apa yang kamu lakukan selama berada di mulut katak?”

”Wahai Nabiyullah, sesungguhnya di dalam danau ini terdapat sebuah batu yang cekung berongga, dan di dalam cekungan batu itu terdapat seekor cacing yang buta,” jawab semut.

“Cacing tersebut tidak kuasa keluar dari cekungan batu itu untuk mencari penghidupannya.
Dan sesungguhnya Allah telah mempercayakan kepadaku urusan rezekinya,” lanjut semut.

”Oleh karena itu, aku membawakan rezekinya, dan Allah swt. telah menguasakan kepadaku sehingga katak ini membawaku kepadanya. Maka air ini tidaklah membahayakan bagiku. Sesampai di batu itu, katak ini meletakkan mulutnya di rongga batu itu, lalu aku pun dapat masuk ke dalamnya,”

“Kemudian setelah aku menyampaikan rezeki kepada cacing itu, aku keluar dari rongga batu kembali ke mulut katak ini. Lalu katak ini mengembalikan aku di tepi danau.”

Nabi Sulaiman a.s. kemudian bertanya, ”Apakah kamu mendengar suara tasbih cacing itu?”

”Ya, cacing itu mengucapkan: Yâ man lâ yansani fî jaufi hâdzihi bi rizqika, lâ tansâ ‘ibâdakal mu’minîna bi rahmatik (Wahai Dzat Yang tidak melupakan aku di dalam danau yang dalam ini dengan rezeki-Mu, janganlah Engkau melupakan hamba-hamba-Mu yang beriman dengan rahmat-Mu)."

وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِي

Allah berfirman "Dan tidak satupun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)" (QS Hud:6)

وَكَأَيِّن مِّن دَابَّةٍ لَّا تَحْمِلُ رِزْقَهَا اللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِي

"Dan berapa banyak makhluk bergerak yang bernyawa yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu. Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui." (QS Al-Ankabut:60)

Lalu, mengapa kita lebih banyak berdoa tentang sesuatu yang sudah jelas-jelas dijamin olehNya (rezeki), tapi sedikit berdoa untuk keselamatan di akhirat??
 
sumber : http://nu.or.id

Wednesday, October 22, 2014

Eropa akan menjadi Benua Islam di Masa Depan, InsyaAllah

Eropa akan menjadi Benua Islam di Masa Depan, InsyaAllah


Entah ini sesuatu yang dilebih-lebihkan ataukah memang sebuah perkiraan belaka. Bisa juga sebuah kabar bagus. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa ini adalah upaya untuk “menyadarkan” orang-orang di seluruh Eropa akan keberadaan umat Islam di benua mereka agar bisa mengantisipasinya dan menyebarkan Islamofobia. Tapi hampir semua pihak mengeluarkan pernyataan yang sama. Baik gereja, pemimpin dunia, media, dan bahkan para analisis, bahwa pada tahun 2050, Eropa akan menjadi benua umat Muslim. Benarkah?

Dalam beberapa tahun belakangan ini, populasi umat Muslim di Eropa memang luar biasa. Di tengah hantaman gelombang isyu Islam itu teroris, orang-orang Barat malah berbondong-bondong ingin mengenal Islam. Begitulah, jika Anda menyatakan sesuatu terlarang, maka orang dengan sendirinya akan semakin mendekati yang Anda larang tersebut. Apalagi jika itu berhubungan sebuah institusi kebenaran.

Saat ini, diperkirakan Eropa dihuni oleh kurang lebih 50 juta penduduknya yang beragama Islam. Tentu saja, walaupun hanya sepertiga dari jumlah Muslim penduduk suatu Negara yang mempunyai pemeluk Islam terbesar di dunia, tetapi Muslim di Eropa mempunyai perbedaan yang sangat besar. Antara lain, mereka memeluk Islam lebih banyak karena kesadaran mereka sendiri, bukannya factor keturunan.




Dalam sejarahnya, Islam menyebar melalui Afrika Utara, melintasi selat Gibraltar ke Spanyol. Dari sini, Islam terus memasuki Austria, dan selanjutnya pada akhir abad 1800, Islam tak terbendung lagi memasuki Eropa. Hari ini, Islam menyebar dengan cara yang luar biasa.

Kajian statistik menunjukan bahwa angka kelahiran sebuah keluarga di Eropa merupakan sesuatu yang esensial. Sejarah menunjukkan bahwa jika angka kelahiran sebuah Negara di bawah 1,9 maka Negara itu akan jatuh. Sekarang Prancis mempunyai angka kelahiran 1.8, Inggris 1,6, Yunani 1,3, Italia 1,2, dan Spanyol 1,1. Angka kelahiran di Negara-negara 31 negara Eropa lainnya jika dirata-ratakan akan mencapai 1,38.

Tapi kedatangan imigran Muslim tak bisa lagi memprediksikan angka kelahiran di Eropa. Jumlahnya makin meningkat. Misalnya saja di Prancis, angka kelahiran di Negara ini mencapai 1,8 untuk seluruh penduduknya, namun 8,1 untuk angka kelahiran setiap keluarga Muslim.


Pada tahun 2027, satu dari lima orang Prancis sudah bisa diprediksi sebagai Muslim. Dengan angka seperti ini, 39 tahun ke depan, Prancis sudah diperkirakan menjadi Negara penganut Islam terbesar. Di Belanda, 25% penduduknya adalah Muslim. 50% dari kelahiran bayi baru berikutnya juga Muslim. Sedangkan di Russia ada 23 juta Muslim, dan hanya dalam waktu dekat, 40% dari tentara Russia akan menjadi Muslim juga.

Pemerintah Jerman adalah yang pertama menyuarakan perubahan dramatis ini. Mereka memperkirakan, pada 2025, German akan menjadi sebuah negara yang berpenduduknya mayoritas Muslim.

Jumlah 52 juta Muslim di Eropa sekarang ini diperkirakan akan berlipat ganda pada 24 tahun mendatang. Sejak tahun 1990, diperkirakan 90% dari pertumbuhan adalah Muslim. Pada 2050, Eropa akan menjadi benua yang penuh dengan umat Muslim.

Di Kanada, angka kelahirannya adalah 1,6. Antara tahun 2001 dan 2006, populasi Kanada meningkat sampai 1,6 juta. 1,2-nya merupakan Muslim. Islam memang menjadi agama yang paling cepat tersebar di negara ini. Sedangkan di AS, angka kelahirannya juga sama 1,6. Jika populasi penduduk Latin disertakan maka angkanya menjadi 2,2. Tahun 1970, hanya ada 100.000 orang Islam di AS. Sekarang jumlahnya menjadi 9 juta orang. Dalam 30 tahun ke depan, diperkirakan aka ada 50 juta Muslim di AS.

Perubahan perkiraan demografi ini jelas akan membawa perubahan tersendiri di suatu negara. Hukum, institusi, dan pemerintah akan ikut berganti mengikuti perubahan politik, dan perubahan politik akan senantiasa mengikuti arus besar massa itu sendiri. Akankah 2050, Eropa menjadi benua dengan pemeluk Islam terbesar? Wallohu alam bi shawwab

sumber : http://www.eramuslim.com/berita/gerakan-dakwah/eropa-2050-benua-islam-terbesar-di-dunia.htm

Saturday, October 4, 2014

Tentang Sholawat Tarhim

Pernahkah saudara lagi subuh, tiba-tiba terdengar suara kaset rekaman dari masjid, seperti mengaji. Merduuu..sekali.. Atau pada waktu magrib, saat suasana sepi..

Ya saya pernah.. dan baru-baru ini bahwa itu adalah sholawat tarhim. Lantunannya seolah menggoyangkan perasaan, saat suasana sepi. Mendengarkan itu, tergerak hatiku untuk segera berangkat ke masjid alhamdulillah.

Shalawat ini pertama kali dipopulerkan di Indonesia melalui Radio Yasmara (Yayasan Masjid Rahmat), Surabaya pada akhir tahun 1960′an. Penciptanya adalah Shaykh Mahmoud Khalil Al Hussary, ketua Jam’iyyatul Qurro’ di Kairo, Mesir. Syaikh Mahmoud Al-Hussary (1917-1980, محمود خليل الحصري) adalah ulama lulusan Universitas Al-Azhar dan merupakan salah satu Qâri’ ( pembaca Quran) paling ternama di jamannya, sampai-sampai ia digelari Shaykh al-Maqâri (sing ahli qiroah). Syaikh Al-Hussary dikenal karena kepiawaiannya dalam membaca Qur’an secara tartîl. Ia mengatakan bahwa membaca Qur’an bukan semata-mata tentang irama (lagu) atau seni bacaannya, yang paling penting adalah tartîl: memahami bacaan Qur’an dengan baik dan benar, yaitu melalui studi kebahasaan (linguistik) dan dialek Arab kuno, serta penguasaan teknik pelafalan huruf maupun kata-perkata dalam Quran. Dengan begitu bisa dicapai tingkat kemurnian (keaslian makna) yang tinggi dalam membaca Al-Qur’an. Berikut ini merupakan teks dan arti Shalawat Tarhim:



الصـــــلاة والســـــلام عليــــك

ياامـــام المجهدين يــارسول الله

الصـــــلاة والســـــلام عليــــك

يانـــاصر الهدى ياخير خلق الله

الصـــــلاة والســـــلام عليــــك

يانـــاصر الحق يـــارســول الله

الصـــــلاة والســـــلام عليــــك

يـــامن اسرى بك المهيمن ليـلا

نلت مـــا نلت والانــــام نيـــــام

وتقدمت للصـــــلاة فصـــــــلى

كل من فى السمـاء وانت الامام

والـى المنتهى رفعت ڪـريمــا

وسمعت نــــداء عليـك الســـلام

يـــــــــاڪــريــــــم الاخــــلاق

يــــــــــــــــــارســـــــــــول الله

صـلـى الله عليــــــــــــــــــــــك

وعلـى الك واصحــابك اجمعين





Ash-shalâtu was-salâmu ‘alâyk, Yâ Imâmal Mujâhidîn Yâ Rasûlallâh


Ash-shalâtu was-salâmu ‘alâyk, Yâ Nâshiral Hudâ Yâ Khayra Khalqillâh

Ash-shalâtu was-salâmu ‘alâyk, Yâ Nâshiral Haqqi Yâ Rasûlallâh

Ash-shalâtu was-salâmu ‘alâyk, Yâ Man asrâ bikal muhayminu laylan



Nilta mâ nilta wal-anâmu niyâmu


Wa taqaddamta lish-shalâti fashallâ



Kullu man fis-samâi wa antal imâmu


Wa ilal muntahâ rufi’ta karîman

Wa sami’ta nidâ-an ‘alaykas salâm

Yâ Karîmal Akhlâq Yâ Rasûlallâh

Shallallâhu ‘alayka Wa ‘alâ âlika wa ashhâbika ajma’în






Artinya :



"Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepadamu,

duhai pemimpin para pejuang, ya Rasulallah.

Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepadamu,

duhai penuntun petunjuk Ilahi, duhai makhluk yang terbaik.

Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepadamu,

duhai penolong kebenaran, ya Rasulallah.

Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepadamu,

Wahai Yang Memperjalankanmu di malam hari Dialah Yang Maha Melindungi.

Engkau memperoleh apa yang kau peroleh sementara semua manusia tidur.

Semua penghuni langit melakukan shalat di belakangmu dan engkau menjadi imam. Engkau diberangkatkan ke Sidratul Muntaha karena kemuliaanmu.

dan engkau mendengar suara ucapan salam atasmu.

Duhai yang paling mulia akhlaknya, ya Rasulullah.

Semoga shalawat selalu tercurahkan padamu,

atas keluargamu dan sahabatmu"

Thursday, September 18, 2014

Lirik lagu Darah Juang

Lirik lagu Darah Juang

Disini negri kami
Tempat padi terhampar
Samudranya kaya raya
Tanah kami subur tuan...
Dinegri permai ini
Berjuta Rakyat bersimbah rugah
Anak buruh tak sekolah
Pemuda desa tak kerja...
Mereka dirampas haknya Tergusur dan lapar bunda relakan darah juang kami tuk membebaskan rakyat...
Mereka dirampas haknya Tergusur dan lapar bunda relakan darah juang kami pada mu kami berjanji...

sumber : http://www.lyricsmania.com/darah_juang_lyrics_innerbeauty.html